Joomla Slide Menu by DART Creations

Universitas Muria Kudus

Tadarus dan Kultum Semarakkan Ramadhan di Kampus UMK

Email Cetak

UMK – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Forum Mahasiswa Islam (Formi) Universitas Muria Kudus (UMK) menggelar kegiatan tadarus rutin, yang digelar sehabis ashar atau menjelang buka puasa.

Anif Faris Asyrofi, anggota UKM Formi menjelaskan, tadarus al-Qur’an ini digelar diikuti oleh perwakilan dari UKM-UKM yang ada di UMK. ‘’Tadarus berlangsung hingga saat berbuka puasa. Disediakan takjil bagi peserta tadarus,’’ katanya.

Dia mengemukakan, tadarus digelar dalam rangka mengisi Ramadhan dengan amalan-amalan shalih. ‘’Tadarus ini sekaligus untuk memotivasi mahasiswa agar membiasakan membaca al-Qur’an,’’ ungkapnya diamini Jatmiko.

Di luar kegiatan tadarus, Formi didukung Takmir Masjid Darul Ilmi UMK, juga telah merancang pengisian kuliah tujuh menit (kultum) Ramadhan sesudah shalat dhuhur dan di sela-sela ibadah shalat tarawih.

‘’Selain para dosen UMK dari berbagai Program Studi (Prodi), alumni Formi dan tokoh agama di Kudus juga dilibatkan sebagai penceramah kultum menyemarakkan Ramadan,’’ terang Anif Faris Asyrofi menambahkan.

Choirotun Salafiyah Paparkan Tujuh Kewajiban Muslimah

Email Cetak

UMK - Wanita muslimah, mestinya mengetahui kewajibannya melindungi harga dan martabatnya, baik itu dalam perilaku maupun penampilan. Akan tetapi, pada era kekinian, pemakai hijab nampaknya belum begitu memahami kewajiban-kewajiban yang harus diemban oleh wanita muslimah.

Itulah yang disampaikan Ustazah Choirotun Salafiya, ustadjah yang aktif di lembaga dakwah halaqah dan guru liqo’ Forum Mahasiswa Islam Universitas Muria Kudus (Formi) saat berbicra dalam kajian An-Nisa yang bertema “Wasiat Rasul untuk Perempuan” di Aula Masjid Darul Ilmi UMK, Sabtu (23/5/2015) lalu.

Dalam paparannya Choirotun Salafiyah menjelaskan, wanita muslimah mestinya mampu melaksanakan tujuh kewajiban. Tujuh kewajiban itu adalah kewajiban terhadap diri sendiri, hati dan akal, kewajiban terhadap orang tua, anak, suami, dan masyarakat sekitar.

‘’Tujuh kewajiban bagi muslimah ini penting dipahami, agar bisa menjadi wanita muslimah sesuai syar’i. Antara lain muslimah hendaknya mampu memenuhi kewjiban terhadap dirinya sendiri. Setelah itu, melaksanakan kewajibannya terhadap akal dan hatinya,’’ katanya.

Beberapa contoh terkait hal ini, terangnya, antara lain menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh, mengisi dan memanfaatkan kesehatan akalnya untuk kebaikan, menjauhi sikap-sikap yang berlebihan, menjauhi maksiat dan memperbanyak beribadah.

Dia mengemukakan, kewajiban terhadap keluarga, seperti kewajiban terhadap orang tua, anak, suami itu sangat penting, karena dengan melaksanakan kewaiban tersebut menandakan rasa bersyukur terhadap Allah SWT terhadap apa yang sudah dimiliki.

“kewajiban terhadap masyarakat sekitar juga sangat penting, muslimah yang mampu  mempengaruhi lingkungan sekitar dengan memberi keteladanan, berbagi ilmu, saling membantu, sehingga bisa dikenang dan bahkan membuat sejarah baru di masyarakat,” katanya.

Halaman 1 dari 185

  • «
  •  Mulai 
  •  Prev 
  •  1 
  •  2 
  •  3 
  •  4 
  •  5 
  •  6 
  •  7 
  •  8 
  •  9 
  •  10 
  •  Next 
  •  End 
  • »

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

 

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

 

Links:

 

Fasilitas

UMK Repository

Perpustakaan

E learning

Info Muria

Blog Staff

Muria Studies

Jurnal

Jurnal Internasional

Portal Ketrampilan Wajib

 

Barcode:

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria

Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

 

 

 

QR Code

Kemahasiswan

Portal Akademik

Info Kemahasiswaan

Pena Kampus

KSR PMI

Hubungi Kami

Universitas Muria Kudus

Gondangmanis PO.BOX 53

Bae 59324 Kudus

Jawa Tengah - Indonesia

 

Telp: 0291-438229

Fax: 0291-437198

Email: muria@umk.ac.id