Artikel

Tips Mendapatkan Djarum Beasiswa Plus Dibagi

UMK - Pendaftaran Djarum Beasiswa Plus untuk periode 2013/2014 telah dibuka sejak April hingga akhir Mei mendatang. Antusias mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) untuk tahu lebih lanjut mengenai kiat mendapatkan beasiswa tersebut tampak pada acara “Sharing dan Sosialisasi Beswan Djarum” pada Jumat (10/5) di Ruang Seminar Gedung Rektorat. Ruangan dipenuhi mahasiswa semester empat dari berbagai jurusan.

Acara digelar penerima djarum beasiswa plus (Beswan) Kudus angkatan 28 dari UMK dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Kudus. Selain itu, tiga Beswan Universitas Diponegoro Semarang juga ikut berbagi pengalaman.

Rangkaian acara dimulai dengan pengenalan mengenai beasiswa yang tidak hanya memberi dana selama setahun penuh, namun juga memberikan pembekalan softskills. Pelatihan tersebut berupa Nation Building, Character Building, Leadership Development, Competition Challenges, serta Community Empowerment.

Kegiatan Nation Building bertujuan untuk menguatkan wawasan Beswan Djarum tentang makna hakekat bangsa dan kebangsaan guna mengokohkan keutuhan Indonesia melalui talkshow, diskusi kebangsaan, cultural visit, dan pagelaran kesenian nasional. Setelah memiliki karakter kebangsaan, para Beswan menerima pelatihan Character Building untuk menjadi pemimpin Indonesia yang berkarakter luhur dengan enam karakter dasar yakni keterpercayaan, tanggungjawab, hormat, kesetaraan, kepedulian, dan kewargaan.

Materi Leadership Development ditujukan agar Beswan sebagai mahasiswa dan calon pemimpin visioner di masa depan. Sementara Competition Challenges untuk mengasah kemampuan dan tantangan, dan Community Empowerment berupa pengabdian dan pemberdayaan masyarakat sebagai bentuk keseriusan untuk mewujudkan masyarakat mandiri guna mencapai kesejahteraan Indonesia.

Sharing dan kiat-kiat mendapatkan beasiswa tersebut, salah  satu Beswan asal Progdi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) UMK, Bowo Sugiharto menjelaskan bahwa terdapat tiga tahapan seleksi calon penerimaan beasiswa, yakni seleksi administrasi, psikotest, dan wawancara. “Yang penting kita meyakinkan pihak penyeleksi bahwa kita memang benar-benar layak sebagai penerima Djarum Beasiswa Plus,” jelasnya.

Senada dengan Bowo, beswan asal Semarang, Ridwan As’ad menuturkan, seleksi administrasi merupakan awal penerimaan untuk bersaing dengan seluruh mahasiswa pendaftar se-Indonesia. Perbandingannya, dari 10.000 pendaftar beasiswa yang diterima hanya berkisar 504 mahasiswa. “Jangan menyepelekan seleksi ini, meskipun hanya pengiriman berkas-berkas pendaftaran, namun inilah awal penentuan kita bisa menjadi beswan,” terangnya.

Sementara menurut Wilda Alfiani, psikotest dan wawancara juga tidak kalah pentingnya dibanding seleksi administrasi. Ia berbagi tips dan trik dalam menjawab soal-soal psikotest yang opsi jawabannya hampir sama semua.

“Kita harus jeli dengan pertanyaan-pertanyaan yang banyak dan dibatasi waktu,” tutur beswan yang mengambil Jurusan Ekonomi Akuntansi ini. Untuk tes wawancara, Wilda menggarisbawahi pentingnya peserta untuk terus menjaga kepercayaan diri.

Ketua Beswan Kudus angkatan 28, Mulyo Prayitno menambahkan, Djarum Beasiswa Plus membuka cakrawala wawasan dan kesempatan serta menjadi pintu bagi para mahasiswa terpilih untuk menggapai cita-cita. “Inilah pintu suksesmu menuju masa depan cemerlang,” motivasinya kepada peserta. (Ulum-Portal)

Kami memiliki 5 tamu online

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Blog Staff
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Alumni SI
Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top