Artikel

Arti Penting Ketahanan Pangan

UMK - Wacana kenaikan BBM  yang  belum terealisasi sudah membawa dampak  yang cukup signifikan bagi kenaikan harga bahan pangan dalam negeri. Selain itu, naiknya harga pangan akhir-akhir  ini salah satunya disebabkan kurang adanya kesiapan dalam negeri untuk menyediakan bahan pangan. Akibatnya, kelangkaan pangan terjadi dan mengakibatkan melambungnya harga bahan pokok tersebut. Petani yang mempunyai peran sangat penting dalam mewujudkan ketahanan pangan tentu memerlukan solusi tepat untuk tetap menjaga stabilitas pangan dalam negeri.

Menindak lanjuti problematika yang ada di masyarakat tersebut, BEM Fakultas Pertanian Universitas Muria Kudus Kamis (30/05)  diskusi kelompok tani bertajuk “Upaya Mewujudkan Ketahanan Pangan di kabupaten Kudus” bertempat di Pendopo Desa Wonosoco, Undaan, Kudus.“Salah satu upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional adalah dimulai dengan mewujudkan ketahanan pangan lokal.Oleh karena itu, kami mengadakan kegiatan ini untuk menggugah kesadaran para petani local untuk bersama-sama mewujudkan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini di ilhami dari kondisi masyarakat desaWonosoco sendiri. Daerah tersebut kaya akan sumber pangan, namun sayangnya SDM setempat belum bias memaksimalkan sumberdaya alam tersebut,” tutur Sedjahtera Kusuma Diputra, Presiden BEM Fakultas Pertanian.

Kegiatan ini dihadiri oleh kelompok tani DesaWonosoco, Undaaan dan delegasi mahasiswa Fakultas Pertanian UMK sebanyak 58 orang. Nara sumber pada acara tersebut adalah dinas ketahanan pangan, dinas pertanian dan dekan pertanian.

Ketahanan pangan pada dasarnya merupakan suatu upaya untuk memanfaatkan sumber daya masyarakat agar dapat di manfaatkan secara maksimal untuk masyarakat tersebut secara berkelanjutan. Masing-masing nara sumber memberikan pengarahan sesuai bidangnya. Ir. PanjiSamudro, M.M, kepala Dinas Ketahanan Pangan misalnya, memberikan sosialisasi program dinas ketahanan pangan terkait alokasi dana untuk daerah yang ketahanan pangannya kurang. Selain itu, juga menjelaskan cara memperoleh dana untuk meningkatkan ketahanan pangan.

Lebih lanjut, Sunarto, S.P., kepala Dinas Pertanian Kabupaten Kudus juga memberi pengarahan yang tak kalah penting.Pengarahan yang diberikan terkait pemecahan masalah pertanian yang ada di daerah tersebut agar ketahanan pangan semakin meningkat.Masalah yang dialami masyarakat setempat adalah banjir dan hama penyakit. Terakhir, Ir. HadiSupriyo, M.Si, Dekan Fakultas Pertanian juga memberikan pengarahan mengenai cara kerja pertanianan organic dan pengaruh pupuk kompos.

“Alokasi dana ketahanan pangan yang tepat sasaran serta adanya kesadaran pelaku pertanian untuk mengoptimalkan sumber daya di daerahnya merupakan kunci ketahanan pangan nasional,”ungkap Panji.Dengan adanya temuan tersebut, diharapkan ketahanan pangan local sebagai upaya mewujudkan ketahanan pangan nasional tidakhanya sekedar mimpi. (Shofi-Portal)

Kami memiliki 6 tamu online

Fakultas

Ekonomi
Hukum
FKIP
Pertanian
Teknik
Psikologi

Pascasarjana

Ilmu Hukum
Manajemen

Fasilitas

Webmail
Portal Akademik
Repository UMK
Perpustakaan
E-learning
Blog Staff
Jurnal
Jurnal Internasional
Portal Ketrampilan Wajib
Pengabdian Masyarakat

Pusat Studi

Pusat Studi Kawasan Muria
Pusat Studi Kretek Indonesia

Pusat Studi Wanita/Gender
Pusat Studi Lingkungan
Pusat Studi Pemerintah Daerah
Pusat Studi Saint,Teknologi dan HAKI

Kemahasiswaan

Alumni SI
Pena Kampus
KSR PMI
Menwa Gondho Wingit

Scan this QR Code!
Go to top